-->

Carousel

Saturday, February 27, 2021

Tega! Selama Tiga Tahun Seorang Ayah Setubuhi Anak Kandungnya


Istimewa.in | Subang
- Sungguh biadab yang dilakukan seorang ayah kandung berusia 35 tahun asal Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, berinisial TJ tega menyetubuhi anak sendiri inisial CT yang masih berusia 14 tahun hingga berkali-kali.

Akibatnya sekarang ini TJ harus mendekam di jeruji besi karena harus mempertanggung jawabkan perbuatan bejatnya.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang, telah berhasil menyita sejumlah barang bukti dari tersangka.

Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan mengatakan persetubuhan yang dilakukan tersangka terhadap anaknya sudah dilakukan sejak tahun 2018 sampai dengan terakhir pada Jumat, 12 Februari 2021.

“Selama 3 tahun di tiga lokasi salah satunya di gubuk perkebunan karet, gubuk sawah dan di rumahnya. Aksi persetubuhan dilakukan TJ lebih dari 10 kali,” ungkap Kapolres dalam konferensi pers di Mapolres Subang, Jumat (26/2/2021).

Setiap melancarkan aksi bejatnya dijelaskan Kapolres, pelaku selalu menggunakan kekerasan atau paksaan sehingga korban takut dan menurutinya.

Perbuatan tersangka dijerat Pasal 81 jo Pasal 76D dan atau 82 Jo Pasal 76E UU RI No. 35 tahun 2014 tentang atas perubahan UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Pemerintah pengganti UU RI No. 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Editor: Kaka

Simak! Ada Kabar Baik Buat PNS Soal Gaji, THR & Tujangan di 2021


Istimewa.in | Jakarta
- Tahun ini para Pegawai Negeri Sipil (PNS) tak perlu lagi mengkhawatirkan penerimaan gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) yang tidak penuh. Pasalnya pemerintah telah berkomitmen untuk membayarkan gajinya full, setelah lalu terpaksa dipotong akibat adanya pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan kedua insentif untuk PNS ini akan kembali ke kondisi normal seperti pada tahun-tahun sebelum terjadi pandemi Covid-19. 

"Direncanakan pemberian THR dan Gaji ke-13 dalam tahun 2021 secara full," kata dia beberapa waktu lalu.

Dia menyebut anggaran telah dimasukkan dalam APBN 2021 sehingga diharapkan bisa membantu para PNS untuk tetap melakukan belanja. Namun demikian masih ada kemungkinan sebelum waktu pencairannya ini dilangsungkan sebab masih menunggu kondisi APBN dalam rangka penanganan Covid-19.

"Saat ini rencananya sama dengan kebijakan sebelum Covid-19. Nanti akan dilakukan monitoring implementasinya di 2021, sebelum dilaksanakan," jelas dia.

Untuk diketahui, gaji ke-13 para PNS dan pensiunan biasanya dibayarkan menjelang pergantian tahun ajaran baru atau pada kisaran bulan Juli. Sedangkan THR pada praktik lazimnya dicairkan paling lambat 10 hari kerja sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Untuk pencairannya akan menggunakan peraturan pemerintah. Besaran THR dan gaji ke-13 yang diterima oleh para PNS ini ditentukan berdasarkan komponen yakni gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 15 tahun 2019 tentang gaji PNS, gaji yang diterima PNS dikategorikan dengan beberapa golongan. Yakni dari yang masa kerja terendah hingga masa kerja tertinggi.

Untuk PNS golongan I masa kerja 0 tahun, menerima gaji Rp 1,56 juta per bulan. Sementara PNS golongan IV masa kerja 32 tahun, menerima gaji hingga Rp 5,9 juta.

Dalam simulasi, tunjangan kinerja yang diterima untuk jabatan terendah seperti pelaksana akan sebesar Rp 5,36 juta. Sementara itu, tunjangan kinerja tertinggi untuk jabatan tertinggi yakni Eselon I menerima Rp 117,3 juta.

Artinya, gaji ke-13 yang diterima PNS dengan menggabungkan gaji pokok dan tunjangan kinerja untuk jabatan terendah mencapai Rp 6,92 juta. Sementara untuk jabatan tertinggi, bisa mencapai Rp 123,2 juta.

Besaran gaji ke-13 yang diterima PNS di atas belum mencakup tunjangan-tunjangan lainnya yang dimasukkan dalam komponen gaji ke-13, seperti tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan atau umum.

Namun, perlu dicatat bahwa tunjangan kinerja yang diterima PNS Direktorat Jenderal Pajak memiliki dasar penghitungan baru yakni memperhatikan Nilai Kinerja Pegawai (NKP), prestasi kerja, dan kontribusi pegawai. Artinya, tidak semua PNS Pajak mendapatkan tunjangan kinerja yang sama.

Hal ini dikarenakan basis penghitungan yang digunakan untuk pemberian tunjangan kinerja berdasarkan kinerja masing-masing PNS. Sebagai catatan, simulasi yang dilakukan hanya mengacu pada satu instansi. Setiap kementerian lembaga memiliki dasar sendiri dalam menentukan tunjangan kinerja bagi para pegawainya.

Terdapat 13 golongan yang dinyatakan sebagai penerima sah dari dua insentif ini, yakni gaji ke-13 dan THR, antara lain:
  1. PNS
  2. Prajurit TNI
  3. Anggota Polri
  4. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota POLRI yang ditempatkan atau ditugaskan di perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.
  5. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota POLRI yang ditugaskan di luar instansi pemerintah baik di dalam maupun di luar negeri yang gajinya dibayar oleh instansi induknya.
  6. PNS, Prajurit TNI, dan Anggota POLRI penerima uang tunggu.
  7. Penerima gaji terusan dari PNS, Prajurit TNI, atau Anggota POLRI yang meninggal dunia, tewas, atau gugur.
  8. Penerima gaji dari PNS, Prajurit TNI, atau Anggota POLRI yang dinyatakan hilang.
  9. Hakim dalam jabatan Hakim Madya Muda ke bawah, atau hakim dengan pangkat Kolonel ke bawah, di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di bawahnya.
  10. Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan.
  11. Pegawai non pegawai negeri sipil pada LNS, LPP, dan BLU.
  12. Pegawai lainnya yang diangkat oleh pejabat yang memiliki kewenangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  13. Calon PNS.
Editor: Kaka

Friday, February 26, 2021

Presiden Jokowi Luncurkan Perangko Seri Vaksinasi Nasional Covid-19


Istimewa.in | Jakarta
- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan perangko seri vaksinasi nasional Covid-19. Pada seri perangko ini digunakan foto Presiden Jokowi saat menerima suntikan vaksinasi dosis pertama.

Warna perangko 5000 tersebut didominasi putih dan merah bertuliskan Vaksinasi Covid-19 dan #VaksinasiAmandanHalal. Kemudian di sisi kanan bertuliskan INDONESIA.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan bahwa peluncuran seri perangko ini merupakan bentuk representasi Indonesia dalam menangani pandemi covid-19.

“Peluncuran seri perangko ini merepresentasikan Indonesia sebagai negara yang dengan cepat dan sigap memerangi pandemi covid-19 melalui vaksinasi covid-19 untuk masyarakat agar dapat mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity,” katanya di Istana negara, Jumat (26/2/2021).

Ia menyebut bahwa di masa yang akan datang penerbitan perangko dapat dilakukan secara digital dengan metode barcode.

“(Barcode ini) untuk tracing dan tracking yang dilengkapi dengan fitur virtual reality pada perangko agar lebih detail dan menarik,” pungkasnya.


Editor: Kaka
Foto: BPMI Setpres

Thursday, February 25, 2021

Geger! Warga Cianjur Temukan Mayat di Sungai Cikundul Terlentang di Atas Batu


Istimewa.in | Cianjur - Penemuan mayat tanpa identitas di Sungai Cikundul, sekitar pukul 14.10 WIB, buat geger w
arga Cianjur, Kamis (25/2/2021).

Lokasi mayat ditemukan tepatnya di Kampung Tegallega RT 1/9, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas (perbatasan antara Desa Batulawang) Kabupaten Cianjur.

Setelah melihat mayat tersebut langsung melaporkan ke Ketua RT setempat. Dan, saat itu mendatangi adanya orang tergeletak diatas batu untuk memastikan.

"Saat dicek bahwa orang tergeletak tersebut sudah tidak bernyawa," tutur warga.

Menurut Kapolsek Pacet AKP Galih Apria, ada laporan telah ditemukan seorang mayat berjenis kelamin laki-laki, tanpa identitas dengan tidak menggunakan pakaian serta posisi terlentang di atas batu kali Cikundul oleh warga setempat.

"Temuan itu tempat di sungai Cikundul perbatasan antara Desa Batulawang dan Desa Palasari," ucapnya.

Galih mengungkapkan, kronologis kejadian menurut Keterangan saksi pada saat itu sedang bekerja sebagai pekerja bangunan. Saat itu tiba-tiba melihat ada orang tergeletak di atas batu sungai Cikundul.

"Saat itu, kebetulan tempat pekerjaan saksi dekat dengan sungai," ungkap AKP Galih.

Proses evakuasi, Kapolsek Pacet menambahkan, bersama unsur terkait lainya dibantu oleh warga setempat. Pada pukul 16.35 WIB, mayat tanpa identitas telah dibawa ke RSUD Cimacan guna dilakukan autopsi.

"Tindakan sudah dilakukan menerima laporan. Kemudian mendatangi TKP, membantu mengevakuasi korban bersama pihak terkait dan warga," pungkasnya.

Editor: Kaka
Foto: Proses evakuasi mayat (Polsek Pacet)

Semuanya Di Istimewa.in Aja

Satreskrim Polrestabes Bandung Tembak Mati Pelaku Curanmor, Ini Alasan Polisi


Istimewa.in | Bandung
- Petugas dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung menembak mati pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) karena melakukan perlawanan terhadap aparat, Rabu, 24 Februari 2021, malam.

Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang mengatakan, polisi melakukan tindakan tegas dan terukur itu lantaran pelaku melawan petugas.

"Kami melakukan tindakan tegas terhadap salah satu pelaku curanmor. Dia merupakan residivis," kata Adanan di Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih, Kota Bandung, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi, pencurian itu berlangsung di wilayah Kecamatan Rancasari, Kota Bandung. Pelaku kabur hingga ke arah timur wilayah Bandung.

Tindakan tegas itu dilakukan polisi yang melakukan pengejaran di kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung. Salah satu pelaku, saat itu membahayakan petugas kepolisian.

Salah seorang pelaku yang tewas dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih. Jenazah pelaku dibawa ke ruang visum untuk dilakukan tindakan forensik lebih lanjut.

"Kronologis lebih jelasnya akan kami sampaikan besok bersama Pak Kapolrestabes," kata dia.

Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Ulung, di Polrestabes Bandung menuturkan, pelaku yang berinisial AD (37) itu beraksi bersama seorang rekannya yang lain berinisial MH (24). Namun seorang pelaku lainnya itu melarikan diri dan berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian

"Pelaku di diberikan tindak tegas terukur karena membawa senjata api," ujarnya.

Saat itu, kata Ulung, ada seorang aparat kepolisian dari Tim Resmob yang mencurigai kedua pelaku itu. Sehingga para aparat itu membuntuti pelaku hingga ke Jalan Cinunuk, Kabupaten Bandung.

Ketika aparat melakukan pembuntutan pelaku itu, kata dia, aparat melihat bahwa lubang kunci motor yang dikendarai oleh pelaku sudah rusak. Akhirnya petugas berusaha memberhentikan kendaraan yang dikendarai pelaku itu.

Namun saat diberhentikan, pelaku justru melakukan perlawanan kepada aparat meski para aparat itu telah mengeluarkan tanda pengenalnya sebagai polisi.

"Kedua orang tersebut melawan petugas dengan cara turun dari motornya dan berusaha merebut senjata anggota, sehingga terpaksa oleh anggota rim lainnya dilakukan tindakan tegas dan terukur," kata Ulung.

Atas perbuatan curanmor itu, pelaku lainnya yang ditetapkan tersangka berinisial MH itu dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Editor: Kaka

Diduga dari Obat Nyamuk Bakar, Kios dan Kendaraan Terparkir di Subang Ludes Terbakar


Istimewa.in | Subang
- Sebuah kios ludes terbakar di Jalan Cimanggu, Kelurahan Parung, Kecamatan/Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021) pagi. 

Berdasarkan informasi, kebakaran terjadi pada pukul 05.00 WIB. Api muncul diduga berasal dari obat nyamuk bakar. Api juga membakar motor dan mobil yang terparkir di depan kios. 

Bara api dari obat nyamuk tersebut kemungkinan mengenai barang-barang yang mudah terbakar di dalam kios. Sehingga api dengan cepat membakar seluruh seisi kios tersebut.Saat petugas pemadam kebakaran datang api sudah membesar. 

Barang-barang milik korban termasuk kendaraan tidak bisa diselamatkan. Api berhasil dijinakan sekitar satu jam kemudian, dengan melibatkan 11 personel dan dua unit MPK. 

"Penyebab pasti kebakaran belum diketahui, tapi untuk dugaan sementara kebakaran berasal dari obat nyamuk dari dalam kios," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran di Kantor Satpoldam Kabupaten Subang, Dede Rosmayandi.

Dede memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Hanya saja pemilik kios mengalami kerugian cukup besar.

"Adapun kendaraan yang ikut terbakar di antaranya minibus Avanza dan sepeda motor jenis NMax serta tiga unit sepeda gunung. Kerugian dalam peristiwa ini ditaksir sekitar Rp400 jutaan," kata dia. 

Editor: Kaka

Simak! 5 Makanan dan Minuman Pahit yang Memiliki Manfaat Luar Biasa bagi Tubuh


Istimewa.in |
Makananan atau minuman yang mempunyai rasa pahit merupakan salah satu rasa yang dihindari oleh banyak orang. Pahit merupakan rasa yang tidak bisa dinikmati oleh lidah kebanyakan orang.

Namun sebagian besar orang lebih menyukai makanan atau minumanyang mempunyai rasa manis dan asin dari makanan. Hal ini menyebabkan keduanya digunakan lebih banyak pada sejumlah     makanan yang kita nikmati sehari-hari.

Walau rasa ini tidak disukai, namun siapa sangka bahwa makanan atau minuman ini memiliki manfaat bagi kesehatan. Salah satu manfaat sehat yang mungkin muncul adalah bisa meningkatkan ketahanan tubuh.

Makanan atau minuman dengan rasa pahit yang kuat diketahui bisa meningkatkan air liur dan asam di perut. Mengonsumsi makanan ini bisa membantu merangsang sistem pencernaan dan meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan.

Makanan atau minuman dengan rasa pahit juga bisa mencegah masalah lambung serta peradangan di tubuh. Kandungan tinggi nutrisi di dalamnya juga bisa meningkatkan metabolisme dan kekebalan tubuh.

Berbagai manfaat luar biasa tersebut bisa diperoleh dari sejumlah makanan atau minuman dengan rasa pahit di dalamnya. 

Istimewa.in melansir dari Times of India, berikut sejumlah makanan atau minuman pahit yang memiliki manfaat luar biasa bagi tubuh.

1. Pare

Pare merupakan sayuran yang terknenal dengan rasa pahit di dalamnya. Walau begitu, sejumlah makanan tetap menggunakan pare sebagai salah satu bahan di dalamnya.

Sayuran ini memiliki kandungan fitokimia seperti triterpenoids, polifenol, dan flavonoid yang bisa memperlambat sel kanker. Sayuran ini juga merupakan obat alami untuk menurunkan gula darah serta memiliki kandungan antioksidan untuk mencegah kerusakan sel.

2. Sayuran Krusifer


Sayuran krusifer merupakan salah satu sayuran dengan rasa pahit di dalamnya walau tidak begitu kuat. Sayuran jenis ini mencakup brokoli, kubis, lobak, serta bayam.

Sayuran jenis ini memiliki rasa yang kuat karena keberadaan kandungan glukosinolat di dalamnya. Penelitian juga mengungkap bahwa mereka yang mengonsumsi sayur ini menjadi lebih tahan terhadap kanker.

3. Kokoa

Kokoa merupakan tanaman penghasil cokelat dengan rasa asli yang pahit. Walau begitu, makanan ini memiliki manfaat sehat yang tidak boleh disepelekan.

Rasa pahit dari makanan ini disebabkan kandungan polifenol dan antioksidan di dalamnya. Kandungan ini bermanfaat untuk melebarkan pembuluh darah dan mengurangi peradangan. Makanan ini memiliki kandungan mineral seperti zinc, tembaga, mangan, magnesium, dan zat besi.

4. Kulit Jeruk

Buah-buahan sitrus seperti jeruk dan lemon memiliki kandungan vitamin C di dalamnya. Walau begitu, manfaat sehat ini tidak hanya terdapat pada buahnya saja namun juga pada kulitnya.

Kulit jeruk memiliki rasa pahit karena kandungan flavonoids di dalamnya. Kandungan ini lebih tinggi pada bagian kulit dan bukan pada bagian buah.

5. Teh Hijau

Teh hijau memiliki sejumlah manfaat kesehatan di dalamnya. Minuman ini memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan, meningkatkan pencernaan, daya tahan tubuh, serta kesehatan kardiovaskular.

Rasa pahit yang ada di dalam teh hijau disebabkan karena kandungan katekin dan polifenol. Mengganti kopi dan teh hitam yang biasa kamu konsumsi dengan teh hijau bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan.

Editor: Kaka

Dikira Sampah, Warga Bogor Temukan Sesok Mayat Perempuan Dalam Plastik Dipojok Tembok


Istimewa.in | Bogor
- Warga dihebohkan dengan temuan sesosok mayat dalam plastik di pojok tembok pintu masuk material, 
Kamis (25/2/21) pagi.

Pertama kali saksi warga menemukan awalnya mengira plastik tersebut berisi sampah. Saat dicermati lagi ternyata ada sikut di dalamnya.

Warga Kampung Jembatan 2 di Jalan Raya Cilebut, Kelurahan Sukarsemi RT2/3, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor dikejutkan dengan penemuan mayat dalam plastik di pojok tembok pintu masuk material.

Saat itu mayat dalam plastik tersebut pertama kali ditemukan oleh sopir angkutan material, Dedi. Sekitar pukul 07.00 WIB, Dedi menjalani rutinitasnya membuka gerbang material karena akan mengantar pesanan bahan bangunan.

Namun saat akan membuka gerbang material, tenyata pagarnya tidak bisa terbuka lebar karena ada yang mengganjal.

Dirinya pun kemudian mencoba memindahkan tumpukan sampah yang mengganjal pagar tersebut. Namun saat diangkat, rupanya plastik yang awalnya dikira berisi sampah tersebut sangat berat.

"Saya kirain plastik biasa, karena kalau saya ngebuka kan ngeganjel saya angkat kok ini berat banget, saya lihat kaya ada sikut terus saya lapor ke Pak RT," ujarnya.

Dedi mengaku awalnya Ia tak mencurigai bahwa tumpuhan sampah dan plastik berukuran kurang lebih setengah meter yang disandarkan di tembok material tersebut adalah mayat.

Namun saat diangkat ternyata memiliki bobot yang berat Dedi pun kemudian melihat ada bentuk kaki dan sikut yang terlihat dari luar plastik.

"Saya kira teh sampah emang biasa sampah ada di situ nanti petugas yang ngangkat, ya saya kirain itu sampah tapi saya ngeliat postur tubuh wah saya pikir mayat nih saya lapor ke Pak RT gitu ya," katanya.

Petugas kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mayat itu diketahui berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan berusia belasan tahun dengan mengenakan celana pendek dan baju kaus berwarna putih.

"Pakai celana pendek, pakai baju kaus berwarna putih. Nanti lengkapnya kami sampaikan lagi. Korban tidak ada mutilasi, seluruh bagian tubuhnya utuh," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro di lokasi.

Editor: Kaka

Akibat Kecanduan Game Online, Seorang Bocah Di Subang Alami Gangguan Syaraf Mata Lalu Meninggal


Istimewa.in | Subang
- Seorang bocah alami gangguan pada syaraf matanya akibat dari radiasi ponsel dan mengeluh sakit kepala. 

Kejadian itu terjadi pada Raden Tri Sakti (12), Warga di Dusun Bangkuang, Desa Salam Jaya, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang Provinsi Jawa barat ini meninggal dunia di hari Rabu kemarin (24/2/2021). 

Dalam sebuah postingan dari admin group Facebook Pamanukan Pantura menyebutkan, dia Raden Tri Sakti setelah didiagnosa dokter yang merawatnya mengalami gangguan syaraf akibat radiasi handphone atau smartphone.

Melihat dan membaca adanya kejadian itu, akhirnya ratusan warganet pun menanggapi kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang diunggah oleh admin group Facebook Pamanukan Pantura, sebelum korban meninggal dia sempat dirujuk ke RSU Siloam Purwakarta, pada bulan lalu, karena sering mengeluh sakit kepala.

"Sebelumnya dia sempat dirawat di RS Siloam Purwakarta selama dua mingguan, berdasarkan hasil diagnosa dokter disana korban mengalami gangguan syaraf akibat radiasi,diakibatkan radiasi handphone, karena anak tersebut sering bermain game online," sebut salah seorang anggota TNI yang bertugas sehari-hari di Desa tersebut.

Editor: Kaka
Foto: Proses pemakaman jenazah (Facebook)
Connect